Meti Potabuga Terima Piagam Penghargaan Peduli Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia dari Kemensos RI

0
23
Meti Potabuga didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos Kotamobagu Chandra K. Wahid, SSTP, M.Adm.SDA saat menerima piaga oenghargaan peduli kesejahteraan sosial lanjut usia dari Kemetrian Sosial RI. (foto/alf)

Lensa.news, KOTAMOBAGU– Meti Potabuga menerima Piagam Penghargaan Peduli Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Kategori Perseorangan dari Kementrian Sosial RI , pada Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke-23, di Monumen Juang Bandung Jawa Barat, Rabu (10/07/2019).

“Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional Ke-23 Tahun 2019 yang jatuh pada 29 Mei 2019, maka pada bulan Maret 2019, Kementerian Sosial RI menyurati seluruh Pemerintah Daerah se-Indonesia untuk mengusulkan Masyarakat/Lembaga/Tokoh Masyarakat yang aktifitasnya peduli terhadap Lanjut Usia untuk diseleksi sebagai Penerima Piagam Penghargaan Peduli Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Kategori Perseorangan,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos Kotamobagu Chandra K. Wahid, SSTP, M.Adm.SDA

(foto/ist)

Menurut Chandra, dipilihnya Meti Potabuga yang beralamat Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat sebagai penerima piagam tersebut, karena Dia sangat aktif dalam penangangan seksejahteraan lanjut usia di Kotamobagu.

“Sejak tahun 2009 beliau sudah berkecimpung di kegiatan PKK Kecamatan Kotamobagu Barat. Pada tahun 2010 diutus sebagai perwakilan PKK Kelurahan Mongkonai Barat ke acara Jambore Nasional PKHH di Bekasi. Sejak tahun 2012, Meti direkrut oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara lewat Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu sebagai salah satu Pendamping Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) yang berlangsung sampai akhir tahun 2017. Pada tahun 2019, Meti kembali dipercayakan sebagai sebagai salah satu Petugas Pendamping Bantuan Bertujuan Lanjut Usia (BANTU LU) untuk menghandle wilayah Kecamatan Kotamobagu Utara dan Kecamatan Kotamobagu Barat,” jelasnya

Lebih lanjut, sejak tahun 2012 sampai 2019 sudah sekitar 35 orang Lanjut Usia Terlantar/Non Potensial yang sudah pernah ditangani Meti. Selain itu, oleh Dinas Sosial Kota Kotamobagu yang bersangkutan ditugaskan juga untuk mendata kembali data Lanjut Usia baik yang dikategorikan sebagai Lanjut Usia Terlantar, Non Potensial, maupun Potensial.

(foto/ist)

“Setelah diusulkan, pada bulan Mei 2019 datang Tim Seleksi dari Kementerian Sosial RI untuk meninjau keseharian Meti yang pernah dan sementara mendampingi Lanjut Usia Terlantar/Non Potensial. Dengan cara diwawancarai, mengisi instrumen penilaian, dan uji lapangan ke rumah para Lanjut Usia,” katanya

Dinas Sosial Kota Kotamobagu berharap dengan adanya apresiasi ini, Meti akan terus mendedikasikan kesehariannya untuk pelayanan terhadap Lanjut Usia dan membangun jejaring dengan stakeholder lainnya.

“Terutama berinovasi untuk membentuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Lanjut Usia sebagai sarana para Lanjut Usia untuk mendapatkan berbagai bentuk bantuan rehabilitasi dan jaminan sosial yang anggarannya bersumber dari APBN maupun APBD, sehingga mampu mewujudkan Lanjut Usia Kota Kotamobagu yang Mandiri, Sejahtera, dan Manfaat,” pungkasnya (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.