0
4

Lensa.News, KOTAMOBAGU– Penyakit HIV/AIDS terus terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Kotamobagu. Sepanjang 2019, Dinas Kesehatan mencatan sebanyak 10 Warga Kotamobagu yang terserang penyakit menular ini.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan dan Penanganan Penyakit Dinkes Kotamobagu Vonny Kawuwung, Rabu (14/08/2019).

“Sebelumnya tercatat sebanyak 84 kasus dan tahun 2019 bertambah lagi 10 kasus, menjadi 94 kasus,” ungkap Vonny Kawuwung.

Menurut Vonny, bertambahnya jumlah penderita HIV/AIDS 10 kasus pada tahun ini rata-rata usia produktif dan sudah meninggal 6 orang.

“ Total jumlah penderita HIV/Aids yang masih hidup terus dilayani untuk melakukan pengobatan di Manado, Sulawesi Utara,” jelas Vonny Kawuwung.

Vonny menambahkan, saat ini pihaknya sudah menyediakan Pelayanan Dan Pengobatan (PDP) bagi penderita HIV/Aids berempat di kelurahan Gogagoman kecamatan Kotamobagu barat.

“ Disamping sudah tersedianya PDP, kami memberikan pilihan bagi penderita untuk berobat ke Manado atau Kotamobagu dan dimana saja,” jelas Vonny Kawuwung lagi.

Dia menambahkan, ditemukannya penderita HIV/Aids tersebut, pihak kami memberikan rujukan ke propinsi untuk melakukan pengobatan beberapa minggu lamanya.

“ Virus HIV/Aids tidak bisa disembuhkan, bisa dilakukan pengobatan seumur hidup dan kasus HIV/Aids untuk tahun ini bisa saja bertambah” tutup Vonny Kawuwung. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.