Anggota DitPolair Dikeroyok Empat Pemuda Saat Hadiri Syukuran

0
16
Kapolsek Aertembaga Iptu Muhamad Hasbi

Lensa.News, HUKRIM — Penganiayaan kepada aparat kepolisian terjadi di Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Adalah Brigadir Hendra Potabuga, anggota Direktorat Polair Polda Sulut yang dianiaya Empat orang pelaku dengan menggunakan sajam.Senin (9/9) dinihari.

Kapolsek Aertembaga, Iptu Muhammad Hasbi menjelaskan, 4 pelaku masing masing berinisial MH alias Marcel (18), JG alias Jordan (20), AK alias Adit dan AM alias Almi (18) semuanya warga Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga.

“Tiga orang pelaku usai melakukan penganiayaan sempat kabur namun akhirnya menyerahkan diri ke tim Resmob dan Tarsius sementara yang satunya lagi juga menyusul menyerahkan diri”. ujar Hasbi.

Hasbi menambahkan, dalam melakukan perbuatan penganiayaan tersebut para pelaku mempunyai peran masing masing menurut, dimana MH awalnya cekcok dengan korban, kemudian memukul duluan selanjutnya tiga orang rekannya membantu menganiaya dan JG alias Jordan mengambil pisau dan menikam korban masing-masing 9 tusukan di belakang dan 4 tusukan di bagian depan sehingga berjumlah 13 tusukan.

“Untuk keamanan para pelaku, mereka ditahan di sel Mapolres Bitung dan mereka akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tambahnya.

Sebelumnya, Brigadir Hendra Potabuga menghadiri undangan ibadah syukuran rekannya di Kelurahan Tandurusa, tak jauh dari markas Dit Polair.

“Selesai ibadah syukuran, sekitar pukul 23.30 Wita korban ini bertemu dengan salah satu pelaku, MH alias Marcel (18) warga Kelurahan Tandurusa juga, mereka sempat terlibat adu mulut dan Saat cekcok itu korban berusaha menghindar dan kembali ke tenda, sayangnya, pelaku Marcel kemudian tetap mendekati korban kemudian memukul korban bersama dengan beberapa rekan pelaku masing-masing JG alias Jordan (20) dan AK alias Adit”.pungkas Mantan Kateam Maleo Polres Bolmong ini.

Usai melakukan penganiayaan, para pelaku kemudian melarikan diri, sedangkan korban dibantu warga sekitar dilarikan ke rumah sakit Budi Mulia, namun karena luka ya cukup parah maka korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Prof Kandou Manado.

(red/***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.