Pasar Malam Mopait Bakal Ditutup, Wakapolres : Pelaku Akan Ditindak Tegas

0
575
Wakapolres Kotamobagu. Kompol Effendi Tubagus

Lensa.News, Hukrim — Adanya dugaan aktifitas judi bermodus permainan bola guling di Desa Mopait Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mendapat tanggapan serius dari pihak Kepolisian Polres Kota Kotamobagu.

Ditemui diruang kerjannya, Kepala Satuan (Kasat) Intelkam Polres Kotamobagu, AKP Luter Tandung mengaku kaget atas adanya aktifitas dugaan praktek judi berkedok permainan bola guling.

“Yang diberikan izin pada aktifitas pasar malam itu hanya wahana kemudi putar, kincir angin (rembulen), roda-roda maut dan kereta-keretaan. Sedangkan terkait dugaan judi pada permainan bola guling itu tidak ada dalam surat izin. Pun, jika memang ada aktifitas ilegal seperti itu, maka saya harapkan dilapor dan akan kami segera tindak,” ujar Luter, Jumat kemarin.

Meski demikan lanjut Luter, pihak mereka juga akan langsung turun kelokasi pasar malam tersebut untuk memastikan jika memang ada aktifitas dugaan judi pada permainan bola guling itu.

“Jadi izin pasar malam itu hanya sampai satu bulan saja. Namun, jika saat di lokasi kami menemukan aktifitas judi, maka saat itu juga akan kami tarik izinnya,” tegasnya.

Terpisah, Wakapolres Kotamobagu, Kompol. Effendy Tubagus saat dikonfirmasi via messenger Facebook dengan mengirim pemberitaan sebelumnya tentang aktivitas perjudian yang berkedok permainan bola giling mengatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan Polsek setempat untuk mengecek langsung ke lapangan tentang isu yang berkembang.

“Saya berterimakasih atas informasinya, sudah saya perintahkan Kapolsek untuk menyelidiki dan menindak tegas apabila terbukti,” ujar Wakapolres Kotamobagu.

Praktek Judi Bola Giling

Sebelumnya, salah satu aktivis Nasir Ganggai (NG) angkat bicara soal kegiatan dugaan praktek judi bola guling tersebut. Dia pun meminta pihak berwajib segera melakukan penertiban karena bepotensi merusak moral dan mental masyarakat.

“Sangat disayangkan praktek yang diduga judi ini dibiarkan bebas di lokasi itu. Kalau pun mereka mengantongi ijin dari kepolisian, saya yakin ijinnya hanya untuk keramain pasar malam,” kata Nasir.

Tim. Lensa.News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.